Cara Membuat Surat Pemberitahuan Sesuai Format

Surat pemberitahuan mungkin sudah bukan lagi hal yang asing bagi Anda karena surat jenis ini banyak sekali digunakan dalam keseharian. Contoh surat pemberitahuan sendiri juga banyak ditemukan di internet yang umumnya termasuk surat resmi yang tujuannya menginformasi hal penting dari suatu instansi, pejabat perorangan maupun profesional. Walau begitu, tak sedikit orang yang bingung menyusun surat jenis ini. Lalu bagaimana cara membuat surat lamaran ini? Sudah sesuaikah contoh yang Anda gunakan untuk membuatnya?

www.suratresmi.net

Format Penulisan Surat Pemberitahuan

Pembuatan surat pemberitahuan perlu dipahami dalam suatu komunitas, organisasi, lembaga pemerintah maupun instansi perusahaan karena dalam aktifitasnya, tak terlepas dari dokumentasi dan surat menyurat. Kemampuan membuat surat pemberitahuan yang baik dapat menunjang komunikasi dan pengarsipan suatu instansi, dan tak sekedar bergantung pada contoh surat yang ada saja.

Untuk dapat membuat surat pemberitahuan yang baik, terlebih dahulu Anda perlu mengetahui tentang format penulisan yang sesuai. Karena surat pemberitahuan ini termasuk salah satu surat resmi, sudah sewajarnya dokumen iniĀ  memiliki format khusus yang bagiannya terdiri atas

Kop Surat

Bagian kop surat pemberitahuan yang bersifat formal dari suatu instansi akan memuat logo perusahaan atau bagian divisi, alamat, nama maupun nomor telepon. Bagian ini menjadi penanda bahwa surat tersebut dirilis secara resmi oleh perusahaan, instansi, divisi organisasi maupun komunitas tertentu.

Judul

Bagian ini ditulis menggunakan huruf kapital dengan ukuran font yang lebih besar. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan keterbacaan dan kesan pertama dari surat tersebut.

Nomor

Serangkaian angka dan penanda yang menjadi identitas surat yang dirilis resmi tersebut. Nomor ini juga berfungsi sebagai pengarsipan. Bagian ini juga diikuti dengan tempat pembuatan surat dan tanggal pembuatannya.

Perihal

Bagian ini bertujuan untuk menyebutkan isi surat secara singkat. Dilanjutkan dengan alamat surat, berisi alamat penerima.

Pembukaan

Bagian yang memuat paragraf berisi beberapa kalimat pembuka yang brsifat kondisional atau sesuai preferensi pembuat. Misalnya langsung mencantumkan dasar pembuatan surat atau uapan syukur dan sebagainya.

Isi

Menjadi bagian utama dari surat pemberitahuan yang menjelaskan poin atau detail informasi yang ingin diberitahukan kepada penerima. Bagian ini juga memuat detail informasi apa saja misalnya instruksi atau prosedur tertentu hingga waktu dan tempat untuk acara tertentu.

Penutup

Paragraf ini menjadi bagian yang mengharap atau menjelaskan agar pihak penerima bisa bekerja sama sesuai dengan informasi yang diberikan dalam surat pemberitahuan tersebut.

Nama dan Tanda Tangan

Bagian ini memuat identitas dan pengesahan dari pembuat surat yang menjadi bukti bahwa surat tersebut adalah otentik yang biasanya juga disertai dengan stempel.

Itulah cara membuat surat pemberitahuan sesuai format yang umum digunakan. Anda bisa menyesuaikan contoh surat pemberitahuan yang ada dengan kebutuhan agar penyampaian informasi menajdi lebih akurat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *